Assalamualaikum temans,
Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Semua ibadah yang dilakukan di bulan ini bernilai pahala. Setiap muslim dan muslimah di dunia berlomba-lomba dalam kebaikan.
Berbagai harapan disematkan dalam bulan puasa ini. Dengan berpuasa manusia mendapatkan pengalaman emosional dan spiritual yang lebih dalam dibandingkan dengan ibadah di bulan-bulan yang lain.
Mendekatkan diri pada Allah SWT
Karena semua ibadah bernilai pahala maka setiap manusia pun berusaha memperbanyak ibadah sunnah. Misalnya membaca Al Quran lebih banyak dari biasanya. Berbagai shalat sunnah dijalankan. Shadaqah makin banyak, dan makin mendekatkan diri pada Allah
Menahan hawa nafsu
Setiap manusia memiliki nafsu baik dari fisik maupun psikisnya. Berpuasa menjadikan manusia lebih mampu mengendalikan diri dari berbagai keinginan duniawi, mulai makan, minum, nafsu seksual dan berbagai kebutuhan lain yang dimiliki manusia. Tak hanya itu. Semestinya manusia juga lebih mudah mengendalikan emosi dan perasaannya saat menjalankan ibadah puasa.
Meningkatkan rasa syukur
Saat manusia makin mendekatkan diri pada Allah SWT maka manusia pun memiliki kebersyukuran dalam hidup. Saat melihat orang lain tak seberuntung kita, apapun yang Allah berikan tentunya memiliki nilai yang bisa disyukuri. Bukan berarti mensyukuri kemalangan orang lain. Namun Allah sudah menakar begitu banyak kehidupan supaya manusia tak lupa akan kodratnya sebagai hamba Tuhan.
Peduli dengan sesama
Saat berpuasa muslim dan muslimah dianjurkan untuk memperbanyak sedekah. Sedekah bukan berarti banyaknya harta benda. Namun juga bisa menyedekahkan waktu dan tenaganya untuk beramal. Misalnya mengelola TPA, ikut membantu mengelola dapur umum untuk penyediaan takjil, dan berbagai amal kebaikan bisa kita lakukan dengan sedekah di luar harta tersebut. Dengan begitu para muslim dan muslimah sudah melatih simpati dan empati yang membuat mereka lebih peduli pada sesama manusia.
Melatih kesabaran
Saat berpuasa mau tak mau manusia pun melatih hati dan pikiran untuk reframing dengan berbagai ujian hidup yang dialami. Saat manusia membingkai ulang dengan hal-hal yang positif, maka akan terbentuk kesabaran bagi manusia dalam menjalani step by step nya terpaan hidup.
Mendapatkan pencerahan
Saat menjalankan ibadah puasa biasanya menjadi momentum bagi seseorang untuk merefleksi kehidupan-kehidupan sebelumnya. Introspeksi atas berbagai kesalahan yang diperbuat sehingga diharapkan tak terjerumus pada masalah yang sama. Ada ruang untuk merenung dan upaya memperbaiki kualitas diri dan hubungan dengan Sang Pencipta. Jika manusia telah memiliki keinginan untuk memperbaiki hubungannya dengan tuhannya yang akan terjadi adalah pembersihan jiwa dan bersiap untuk makin tentram karena merasa dekat dengan Allah.
Selain bernilai ibadah, puasa pun memiliki manfaat untuk kesehatan. Banyak sekali jurnal-jurnal kesehatan yang membahas tentang manfaat puasa diantaranya :
Detoksifikasi usus
Berpuasa memberikan kebaikan pada usus. Pola berpuasa hampir 14 jam memberikan fase istirahat dalam memproses makanan usus memberikan efek detoksifikasi dalam usus.
Autofagi dalam tubuh
Autofagi adalah proses membuang sel-sel rusak dalam tubuh secara alami dan memproses sel-sel baru. Proses ini bisa dijalankan jika seseorang berpuasa lebih dari 12 jam. Autofagi ini terjadi saat sel-sel kekurangan nutrisi dan oksigen. di saat itu sel-sel mengolah dan memilah sampah dalam tubuh. Lantas menggunakan potongan sel yang masih bisa digunakan menjadi bagian-bagian sel yang baru.
Meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan kadar lemak jahat dalam tubuh.
Dengan tidak mendapatkan asupan energi dari luar tubuh pun menggunakan cadangan lemak sebagai energi. Tubuhpun mengurangi produksi trigliserida sehingga lemak baik dalam tubuh makin meningkat karena ia tidak bekerja keras terlalu banyak dalam mengangkut kolesterol jahat ke hati. Hal ini memicu bertambahnya lemak baik sehingga melancarkan peredaran darah. Kelancaran darah yang beredar dalam tubuh akan membuat jantung bekerja dengan jauh lebih baik.
Peningkatan sensitivitas insulin
Adanya peningkatan sensitivitas insulin membuat tubuh makin efisien dalam mengatur metabolisme lemak dan kadar gula darah.
Pola makan saat berpuasa
Yang jamak terjadi dalam bulan Ramadhan ini sebagian kaum muslim begitu berlebihan dalam mengisi meja makan. Berbagai makanan ringan mulai gorengan sampai segala macam es ada di meja makan. Begitu terdengar suara adzan langsung hantam segala jenis makanan. Sehingga tak memberi kesempatan usus untuk jeda sebentar.
Padahal Allah sendiri telah melarang umat muslim berlalu berlebihan. Dalam QS Al A’Raf 31 yang berbunyi :
يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَࣖWahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.
Sebenarnya bagaimana sih mengatur pola makan yang baik saat berpuasa? Nah … ada tips nih dari saya bagaiamana mengatur pola makan dengan gizi yang berimbang saat berpuasa sehingga tetap bugar.
Makan Sahur
Air putih adalah minuman wajib yang harus selalu ada karena itu adalah minuman yang akan menggantikan cairan dalam tubuh tanpa harus mendapatkan tambahan perasa. Jika teman-teman eneg dengan air putih aja bisa menambahkan perasan lemon sedikit atau membuat infused water dengan buah yang disukai.
Karbohidrat kompleks. Makanan yang mudah dicerna sebagai cadangan energi. Contoh karbohidrat kompleks adalah nasi merah, kentang, ubi, oat, atau semua jenis palawija.
Protein baik nabati atau hewani harus ada dalam piring makan sahur. Dalam protein sering kali terkandung berbaga lemak sehat yang akan memberikan energi supaya tak cepat habis. Adanya protein akan membuat kita kenyang lebih lama dan membantu regenerasi sel-sel dalam tubuh.
Sayur dan buah. Untuk mendapatkan berbagai vitamin mineral dan serat sayur dan buah tersedia saat sahur.
Buka puasa
Awali dengan minum air putih dan kurma dengan jumlah yang disesuaikan oleh sunnah Rasulullah.
Setelah itu makan buah sebagai pemanasan usus dalam mengolah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Setelah shalat Maghrib barulah makan-makanan ringan yang lain. Hindari makanan yang mengandung banyak minyak dan lemak supaya kerja usus lebih ringan dan tidak membebani pencernaan setelah berpuasa dalam waktu yang cukup lama.
Jika sudah merasa sangat lapar tak apa langsung makan besar. Jangan lupa untuk menyertakan protein, sayur, dan karbohidrat dengan jumlah yang tak terlalu banyak. Jika masih merasa kuat silakan makan besar setelah tarawih dengan porsi yang cukup.
Mengapa kurma begitu penting pada saat buka puasa?
Di luar makanan super ini merupakan makanan yang disunnahkan sehingga disarankan untuk diamalkan. Kurma memiliki berbagai manfaat.
Tinggi nutrisi
Kurma mengandung banyak vitamin, mineral, serat dan antioksidan. Meski begitu kurma mengandung kalori yang tinggi sehingga perlu pembatasan jumlah saat konsumsi apalagi jika kita sedang berusaha untuk defisit kalori saat mengatur pola makan kita.
Mengandung serat yang tinggi
Kandungan serat yang tinggi pada kurma memberikan pencegahan konstipasi (sembelit) dan mengendalikan gula darah
Tinggi antioksidan
Kurma mengandung beberapa jenis antioksidan yang dapat membantu mencegah perkembangan penyakit kronis tertentu, seperti penyakit jantung, kanker, Alzheimer, dan diabetes.
Meningkatkan kesehatan otak
Kurma membantu menurunkan peradangan dan mencegah terbentuknya plak dalam otak. Hal itu dapat mencegah penyakit Alzheimer.
Membantu persalinan alami
Apabila dikonsumsi oleh ibu hamil beberapa minggu sebelum melahirkan akan membantu memudahkan dalam persalinan alami.
Pemanis alami
Kurma merupakan pengganti gula putih yang sehat karena rasanya yang manis, kaya nutrisi, serat, dan antioksidannya.
Membantu dalam berdiet
Kurma bisa dimakan sebagai buah atau bisa dibuat camilan pengganti snack. Bisa juga dicampurkan dalam smoothies atau sebagai toping. Karena kandungan gulanya alami makanya aman untuk dikonsumsi jika sedang melakukan perbaikan pola makan.
Kurma Medjool
Beberapa tahun belakangan kurma yang beredar di pasaran semakin banyak jenisnya. Mungkin karena masyarakat makin menyadari bahwa kurma memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi sehingga kurma tak lagi eksis hanya di musim haji saja.
Selain itu semakin panjang daftar antrian haji membuat jamaah di Indonesia memilih umroh terlebih dahulu. Ketika masyarakat melaksanakan umroh tentu saja kurma menjadi pilihan paling utama bagi jamaah sebagai oleh-oleh.
Jamaah pun makin memiliki banyak pilihan jenis-jenis kurma yang diminati. Sering kali untuk orang-orang yang spesial dipilihkan jenis kurma yang lain dari biasanya. Salah satunya adalah jenis kurma medjool.
Kurma Medjool ini berasal dari wilayah Tafilaft Maroko. Di tahun 1927 beberapa bibit kurma Medjool di bawa ke California Amerika Serikat untuk dibudidayakan. Karena jenisnya yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kurma yang lain. Medjool menjadi populer dibudidayakan di tempat-tempat yang lain termasuk Yordania dan Palestina.
Kurma Medjool membutuhkan waktu 7 – 10 tahun sampai pohonnya berbuah. Dan tumbuhannya pun membutuhkan iklim yang panas dan kering supaya tumbuh dengan maksimal. Proses panennya pun dilakukan dengan cara manual. Hal ini dikarenakan untuk menjaga kualitas buah kurma itu sendiri.
Dibandingkan dengan jenis kurma yang lain Kurma Medjool ini memiliki bentuk yang jauh lebih besar. Warnanya pun lebih pekat. Rasanya manis dengan daging buah yang lembut, tebal dan terasa chewy saat digigit.
Saat ini Kurma Medjool mudah ditemukan di pasaran. Salah satunya di supermarket-supermarket terdekat di kota-kota besar. Mumpung Ramadan belum habis. Pahalanya bakalan bertambah jika kaum muslim yang berpuasa mengonsumsi kurma dengan jumlah yang disunnahkan.
Semoga bermanfaat ya?